Berbagai studi menegaskan bahwa kesejahteraan guru berkorelasi erat dengan mutu pendidikan. Guru yang memperoleh penghasilan layak lebih termotivasi mengajar, berinovasi, dan membimbing murid dengan penuh semangat.
World Bank (2020) menulis, negara-negara dengan sistem pengelolaan guru yang baik menunjukkan hasil pendidikan lebih tinggi. OECD (2021) dalam Education at a Glance juga mencatat, kesejahteraan guru menjadi salah satu faktor terpenting dalam kualitas pembelajaran.
Meski pemerintah terus meningkatkan alokasi anggaran pendidikan, kesenjangan kesejahteraan guru masih terasa. Beberapa tantangan yang dihadapi:
“Nasib guru honorer tak hanya soal gaji, tapi juga bagaimana mereka mendapat kesempatan berkembang,” tulis Kompas.com (2023).
Melihat kenyataan bahwa kesejahteraan guru di Indonesia masih jauh dari ideal, sementara peran mereka begitu krusial dalam membentuk masa depan bangsa, Yayasan Guru Masa Depan melalui program Guru2Digit hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui berbagai langkah nyata, mulai dari penggalangan dana, program pelatihan, hingga kolaborasi dengan pihak swasta, agar para guru memperoleh dukungan yang layak dan terus mengembangkan kompetensinya.
Juni 2025
Proses seleksi melibatkan pemangku kepentingan yang terdiri dari pengelola kampus dan satuan pendidikan yang memiliki bibit unggul guru entrepreneur muda.
Juli 2026
Setelah menyelesaikan program pembinaan selama 1 tahun, implementasi penempatan 100 guru entrepreneur muda selama 3 tahun masa kerja, di 100 sekolah penerima manfaat yang akan berdampak pada 10,000,- siswa dengan target 90% diantaranya mengembangkan portofolio bisnis sebelum lulus SMA,
Agustus 2026
Proses pemilihan lokasi di berbagai daerah dilakukan pada Bulan Juli 2026, hingga proses pendirian dan proses akreditasi pendidikan kesetaraan jenjang SD, SMP dan SMA.
Juli 2027
Seleksi tahap ini bertujuan untuk memperluas kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa yang memenuhi kriteria Guru2Digit yang ingin menjadi guru entrepreneur muda berpenghasilan dua digit.
Juli 2028
Setelah menyelesaikan program pembinaan selama 1 tahun, implementasi penempatan 3,000 guru entrepreneur muda selama 3 tahun masa kerja, di 3,000 sekolah penerima manfaat yang akan berdampak pada 300,000,- siswa dengan target 90% diantaranya mengembangkan portofolio bisnis sebelum lulus SMA,
Juli 2029
Implementasi beasiswa perkuliahan S1 dan S2 bagi guru yang berhasil mencetak 100% dari seluruh murid didiknya menjadi entrepreneur muda sebelum lulus SMA.
Juli 2030
Implementasi beasiswa perkuliahan S3 bagi guru yang berhasil mencetak 100% dari seluruh murid didiknya menjadi entrepreneur muda sebelum lulus SMA.
Wujudkan Guru Berpenghasilan Dua Digit!